Senin, 15 November 2021

Journalist

 KARAKTERISTI JURNALISTIK ONLINE


 Karakteristik Primer 

1. Unlimited Space. Memungkinkan halaman (page) tak terbatas. Ruang bukan masalah. Artikel dan berita bisa sepanjang dan selengkap mungkin, tanpa batas.

2. Audience Control. Memungkinkan audiens (reader, user, visitor) lebih leluasa memilih berita/informasi. 

3. Nonlienarity. Tiap berita berdiri sendiri sehingga audiens tidak harus membaca secara berurutan. 

4. Storage and retrieval. Memungkinkan berita “abadi”, tersimpan (terarsipkan) dan bisa diakses kembali dengan mudah kapan dan di mana saja. 

5. Immediacy. Menjadikan informasi bisa disampaikan secara sangat cepat dan langsung. 

6. Multimedia Capability. Memungkinkan sajian berita berupa teks, suara, gambar, video, dan komponen lainnya sekaligus. 

7. Interactivity. Memungkinkan interaksi langsung antara redaksi (wartawan) dengan audiens, seperti melalui kolom komentar dan social media sharing. 

(James C.Foust, Online Journalism: Principle and Practices of News for The Web [2005]) 


Karakteristik Sekunder 

1. Produksi berita online lebih mudah dan murah ketimbang produksi berita cetak dan elektronik. 

2. Memungkinkan semua orang menjadi wartawan atau memproduksi dan menyebarluaskan informasi (everybody can be journalist). 

3. Tidak mengenal deadline. Berita dapat dipublikasikan (posting) dan diedit kapan dan di mana saja. 

4. Berita tersebar dengan cepat. Internet saat ini merupakan cara tercepat penyebaran berita (the fastest way to report news). 

5. Sirkulasi media/berita online bisa menjangkau seluruh dunia, tidak seperti di media cetak dan elektronik (radio/TV) yang terbatas. 

6. Banyak elemen yang bisa ditambahkan untuk melengkapi sebuah berita (news story), seperti video, kotak komentar, gambar bergerak (moving image), hyperlink, berita terkait (related news), dan sebagainya. 

7. Kesalahan dalam berita atau artikel dapat dengan mudah dikoreksi dan di-update. 

8. Online journalism does not create a lot of jobs. Jurnalistik Online tidak membutuhkan banyak orang (karyawan), bahkan bisa dilakukan oleh satu orang saja. 

9. Memungkinkan halaman (page) tak terbatas. Ruang bukan masalah. Artikel dan berita bisa sepanjang dan selengkap mungkin, tanpa batas. 


in here


Everybody Can Be Journalist? 

Benarkah demikian? 

Yes, benar. Setiap orang memang dapat menjadi jurnalis pada masa sekarang ini, bahkan sebuah mesin artifial intelligence (AI) dapat menjadi jurnalis, karena pada masa sekarang dimana dunia maya berkembang sangat pesat, setiap orang dapat menjadi produsen berita, bukan hanya menjadi konsumen berita. Namun, apakah setiap orang adalah jurnalis? Nah, untuk pertanyaan ini, kita harus mengingat kembali materi perkuliahan sebelumnya tentang elemen-elemen jurnalisme dan harus memahami konsep tentang kelayakan berita (news worthiness) dan nilai berita (news value).


Psikolog

 Pengertian Psikologi Komunikasi 

Psikologi komunikasi adalah ilmu yang mempelajari usaha untuk memprediksi, menguraikan, dan mengendalikan peristiwa mental dan behavioral  dalam  komunikasi. Batasan dalam komunikasi sangat luas, yaitu mencakup penyampaian energi, gelombang suara, tanda di antara tempat, sistem, dan organisme. Dalam psikologi komunikasi, psikologi berusaha melacak alasan mengapa suatu sumber komunikasi mampu memengaruhi orang lain dan mengapa sumber komunikasi lainnya tidak.

Aubrey Fisher menyebutkan ada empat ciri pendekatan psikologi komunikasi, yaitu:

  1. Sensory reception of stimuli (penerimaan stimulus secara indrawi)
  2. Internal mediation of stimuli (proses yang menjadi perantara antara stimulus dan respons)
  3. Prediction of response (prediksi respons)
  4. Reinforment of responses(peneguhan respons

Secara umum, psikologi komunikasi memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  1. Memprediksi gerakan dan perubahan tingkah laku manusia saat terjadinya komunikasi antara komunikator dan komunikan.
  2. Memutuskan langkah dan tindakan yang diambil dalam menghadapi lawan bicara.

Ada beberapa manfaat mempelajari psikologi komunikasi menurut Stewart L. Tubbs dan Sylvia Moss, antara lain:

  1. Pengertian, artinya penerimaan cermat yang didapat dari penyampaian komunikator.
  2. Kesenangan, artinya komunikasi dimaksudkan untuk menghangatkan, mengakrabkan, dan menyenangkan antara pelaku komunikasi.
  3. Memengaruhi sikap, artinya diharapkan dengan mempelajari psikologi komunikasi, komunikator dapat bertindak persuasif.
  4. Hubungan sosial yang baik.
  5. Tindakan, artinya dapat memengaruhi tindakan sehingga menimbulkan pengertian terhadap penyampaian komunikasi.[1]

Media Sistem Studio

  Berikut ini adalah pengertian dan peran dalam stasiun televisi :

Head Station 

orang yang mengepakali atau memimpin satu stasiun televisi. Bertanggung jawab atas keseluruhan yang ada distasiun televisi dan bertanggung jawab membawa visi misi dari stasiun yang dipimpin.

Program Departerment

Tim yang bertugas dan bertanggung jawab atas seluruh siaran dalam satu stasiun televisi dan penayangan program – program acara siaran dalam sehari, seminggu, sebulan, setahun dan seterusnya. Programer departerment ini membawahi productions, news, dan facilities division.

Marketing and Management Departerment

Tim yang bertugas dan bertanggung jawab atas pemasaran dari acara – acara yang ada distasiun televisi, mencari pendana atau pengiklan, dan mengatur manajemen dari keuangan dan karyawan stasiun televisi

Promotion Departerment

Bagian dari Marketing yang bertugas dan bertanggung jawab atas program – program promo guna menarik pengiklan atau pendana maupun sponsor yang akan mengiklankan produknya atau akan mensponsori acara yang ada distasiun televisi.

Manager HRD

Bertugas mengurus masalah perekrutan atau penerimaan pegawai dan segala aspek yang mencakup sumber daya manusia karyawan stasiun televisi. Dalam bagian ini ada General Affairs yang mengatur segala fasilitas dan perlengkapan kerja karyawan.

General Technical Director

Tim yang bertugas dan bertanggung jawab atas segala fasilitas teknik, perlengkapan teknik dan seluruh bagian yang berhubungan dengan elektronik dan peralatan yang ada distasiun televisi. General TD ini membawahi banyak bagian, diantaranya Studio, MCR, Technical support, Broadcast Equipment, maintenance, pemancar, pelistrikan dan lain sebagainya. 

Chief Division atau Executive Producer 

Adalah seorang yang memprakarsai, bertanggungjawab secara kaseluruhan atau memiliki ide beberapa paket acara.

Producer 

Adalah seorang yang dipercayai oleh executive producer untuk melaksanakan atau penciptaan dari ide dan mengembangkan gagasannya hingga menjadi satu program acara.

Tim Creative

Tim yang bertugas mengembangkan ide – ide kretif dan membuat naskah untuk program yang akan diproduksi dengan arahan produser.

Production Assisten (PA)

Bertugas membantu tugas – tugas produser dalam persiapan produksi, membantu director pada saat produksi, dan menjadi control editing pada saat paska produksi

Reporter 

Tim yang bertugas mencari dan meliput berita, serta membuat naskah berita

Program Director (PD)

Mengarahkan segala aspek teknis dan elemen kreatif dari suatu produksi program televisi dan mengaplikasikannya dalam sebuah produksi sesuai prinsip sinematografi, broadcast dan entertainment. Dalam bahasa Indonesia sering dikenal sebagai Sutradara atau Pengarah Acara, ada juga sebutan lain yaitu Program Director atau Video Director.


Etika Komunikasi di Media Sosial

Dalam Media Sosial, Etika Berkomunikasi pun juga diperlukan Media Sosial adalah media baru yang hadir di kehidupan masyarakat di zaman sekar...